26 C
Makassar
Senin, November 30, 2020

Ada Aggota DPRD Lain yang Terlibat di Video “PDIP Bergoyang”

BK Nonaktifkan Status HR Sebagai Ketua Komisi II

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Video porno yang beredar di di Sosial Media dan memperlihatkan wajah salah satu pemerannya yang disinyalir merupakan Anggota DPRD Pangkep berinisial HR, masih dalam tahap penyeklidikan polisi.

Beredar kabar, bahwa otak dari penyebar video tersebut merupakan anggota DPRD juga yang notabene rekan kerja pemeran video berisinial ST. Sedangkan pemeran perempuan diduga merupakan pengurus partai yang sama dengan HR yakni PDIP Pangkep.

Hal ini Diungkapkan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Pangkep, H Tauhid saat dikonfirmasi, Rabu, 18 November 2020. Dia mengungkapkan bahwa BK telah melakukan pemeriksaan kepada HR dan mengakui bahwa dirinya merupakan pemeran video tersebut. HR pun mengaku dirinya hanya korban karena dijebak oleh anggota DPRD beriinial ST.

“Saat ini yang bersangkutan (HR) telah kita buatkan surat untuk sementara tak lagi aktif sebagai ketua Komisi II DPRD. Hal ini agar yang bersangkutan bisa fokus menangani kasusnya (polisi),” ujar anggota Fraksi Gerindra tersebut.

Terkait dugaan yang menyebut otak dari penyebar video tersebut, dia mengatakan belum melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada ST. “Nama ST memang disebutkan HR. Jadi kita akan klarifikasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Perihal sangsi yang akan diberikan kepada yang bersangkutan baik HR maupun ST, dirinya masih akan melakukan rapat dengan pimpinan DPRD lainnya. “Ini sementara proses. Kalau terberat tentu akan diberhentikan sebagai anggota DPRD,” katanya.

HR sendiri diketahui merupakan Ketua DPC PDIP Pangkep. Dia telah tiga periode duduk di DPRD Pangkep melalui dapil 4, wilayah kepulauan.

Sebelumnya Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa (IPPM) Pangkep melakukan dengar pendapat dengan BK DPRD Pangkep. Mahasiswa menuntut agar pimpinan DPRD mengambil langkah tegas pada pelaku video asusila tersebut.

Ketua IPPM Pangkep, Wahyu Rifki mengatakan IPPM telah mendengar sejauh mana proses pimpinan DPRD dalam mengambil langkah sanksi buat pelaku video mesum tersebut. Dirinya pun berharap DPRD bisa menindak tegas oknum yang telah mencoreng citra masyarakat Pangkep.

“Anggota DPRD kan adalah perwakilan Rakyat. Tapi kelakuan nya sungguh sangat tidak bisa dicontoh. Kami tentu meminta agar pimpinan DPRD bisa menindak tegas oknum tersebut,” tegasnya. (SF)