24 C
Makassar
Selasa, Desember 1, 2020

Wujudkan Pemerintahan Sehat, MYL-SS: Pemimpinnya Harus Profesional, Transparan dan Bertanggungjawab

  • Tingkatkan Nilai Tukin bagi ASN
  • Hadirkan Badan Usaha Purnabakti PNS

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (MYL) memiliki komitmen kuat untuk menciptakan sistem birokrasi yang sehat. Komitmen itu dijabarkan dalam satu dasa cita Pangkep Kuat.

Di program ini, MYL-SS menjamin sistem yang bersih tanpa ada KKN. Dia mengaku sejauh ini Kabupaten Pangkep masih memiliki kekurangan utamanya dalam transparansi pengelolaan anggaran, sikap pegawai yang profesional dan Bertanggungjawab.

“Untuk menciptakan sesuatu yang kuat, maka pondasinya harus kuat pula. Di sistem pemerintahan dan kemasyarakatan, kesejahteraan itu akan terjadi di saat pemerintah nya kuat,” ujarnya usai melakukan sosialisasi di Kecamatan Minasa Tene, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Untuk mencapai pemerintahan yang kuat dan sehat, lanjut MYL, harus dimulai dari pemimpinnya kemudian ditularkan ke Perangkat Daerah, utamanya yang berstatus ASN.

“Kita harus berani berubah. Sistem pemerintahan yang saat ini harus semakin hebat. Nah, dengan Pangkep kuat, pasti kita bisa ciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan tentu masyarakatnya ikut sejahtera,” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Pangkep tersebut.

Guna mewujudkan hal itu, MYL mengaku bahwa saat ini dia dan Syahban Sammana telah memikirkan pemberian insentif lebih besar bagi ASN yang memiliki kerja baik.

“Jadi ada reward yang diberikan yakni penambahan Tunjangan Kinerja. Kita juga siapkan program untuk para pensiunan PNS untuk memiliki Badan Usaha Purna,” tambah pemilik nomor urut satu dalam pilkada pangkep itu.

Wakil dari MYL, Syahban Sammana menambahkan, pada poin terkahir, yakni pembuatan Badan Usaha Purna ini akan mewadahi para pensiunan untuk memiiki aktifitas di kala hari tua.

“Yang lebih bagusnya lagi, para pensiunan akan tetap punya peran dalam sistem roda pemerintahan, yakni bisa memberikan sumbangsih baik kegiatan, program serta sejumlah pemikiran guna menciptakan sistem pemerintahan yang sehat dan kuat,” lanjut sang birokrat senior tersebut. (SF)