24 C
Makassar
Selasa, Desember 1, 2020

20 Tahun tak Ada Musda, Pengurus Tapak Suci Pangkep Dilantik

TAJUK.CO.ID, PANGKEP – Pengurus Pimpinan Daerah (Pimda) 180 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Pangkep periode 2020-2025 dilantik di Aula Gedung Panti Asuhan Mattoangin, Pangkep, Kamis malam, 22 Oktober 2020.

Pelantikan dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Pangkep, Andi Muis, mantan ketua IPSI Rivai Dolo, serta berbagai perwakilan ortom Muhammadiyah setempat.

Pimpinan wilayah Tapak Suci Sulawesi Selatan, Muh. Arif dalam sambutannnya mengaku bahagia dan kagum dengan momen ini, sekalipun dia juga belum dilantik tetapi dia kagum karena baru kali ini digelar musyawarah daerah Tapak Suci. “Seingat saya sudah ada 20 tahun, baru kali ini ada musda di tapak suci. Ini luar biasa,” katanya.

Dia berharap dengan pelantikan ini, pengurus bisa bersinergi dan bekerja sama dengan ortom, begitu pun dengan PD Muhammadiyah. Pimda, kata dia, harus tetap tunduk kepada organisasi Muhammadiyah. Sebab, tapak suci ini bagian dari Muhammadiyah.

“Kita harapkan ortom ini bisa bekerja sama dan terus membina kader dan menghasilkan atlet yang mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

Senada dengan itu, ketua PD Muhammadiyah Pangkep, Andi Muis, berharap kepada pengurus Tapak Suci untuk tetap menjalin kerja sama dengan PD Muhammadiyah, sekaligus tunduk terhadap aturan dalam organisasi.

“Dengan adanya sumpah dan janji untuk pengurus yang baru, dapat menjadi pengurus yang bisa memaksimalkan tugas dalam menjalankan amanahnya,” kata mantan legislator PAN Pangkep ini.

Sementara itu, Ir. Wahyuddin selaku Ketua Pimpinan Daerah 180 Tapak Suci Kab Pangkep, merasa bangga dapat dipercaya untuk memimpin tapak suci di Pangkep, meski harus melalui perjuangan panjang.

Bagi Wahyu, dia bukanlah kader karbitan di tapak suci, apalagi Muhammadiyah. Sejak duduk di kelas 3 SD, dia sudah mengenal ortom ini, hingga di puncak kariernya sebagai pendekar madya. Dia juga mengaku, tapak suci Pangkep sudah memberikan kontribusi yang besar terhadap IPSI Pangkep pada periode kepemimpinan Rivai Dolo, dengan menyumbang lima emas dan 3 perak pada Porda lalu.

Karena itu, Wahyu menjanjikan tapak suci untuk bangkit kembali menciptakan kader dan atlet yang mampu tampil di kancah nasional. “Tapi, saya berharap semua pihak dapat memberikan dukungan yang maksimal bagi kemajuan Tapak Suci di Pangkep,” pintanya.

Pada pelantikan ini, sejumlah atraksi silat dari pendekar dan siswa tapak suci ambil bagian mempertontonkan permainan yang cukup menakjubkan. (SG)