27 C
Makassar
Senin, September 28, 2020
Beranda Daerah Camat Tupabbiring "Kumpulkan" Perangkat Desa, Bahas Sinergitas BPD dan Pemdes

Camat Tupabbiring “Kumpulkan” Perangkat Desa, Bahas Sinergitas BPD dan Pemdes

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) acap kali tak sejalan dengan Pemerintahan Desa (Pemdes) dalam mengambil keputusan. Hal ini pun sering membuat pembanguan desa terganggu.

Atas dasar itu, Camat Liukang Tuppabiring, Wahyudin S.E mengumpulkan perangkat desa yang ada di wilayahnya guna membahas sinergitas antar pemdes dan BPD. Rapat koordinasi (Rakor) ini pun berlangsung selama dua hari di Hotel Lariz Makassar, dimulai Jum’at hingga Sabtu 12 September 2020.

Wahyudin mengatakan, rakor ini untuk peningkatan kapasitas kelembagaan desa, sehingga mampu mengayomi masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Sebagai pengawas kinerja pemerintah desa, BPD juga mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berat. BPD selaku mitra kerja kades juga harus dibekali dengan pengetahuan yang memadai soal tugas dan fungsinya, sehingga menjalankan tugasnya dengan baik,” kata dia.

Dia pun berharap dengan rapat koordinasi ini tidak ada lagi perselisihan pendapat antar kepala desa dengan BPD. Hasil dari rapat koordinasi ini pun segera diimplementasikan dalam membangun desa.

“Semoga BPD bersama pemerintah desa lebih bersinergi demi membangun desa yang lebih transparan dan akuntabel,” kata Wahyudi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pangkep, Abdul Haris Has mengaku inisiasi dari camat LK Tuppabiring patut diapresiasi dan dicontoh. Sebab, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan desa. Dia juga berharap, adanya persamaan persepsi antara pemerintah desa dengan BPD untuk dalam mengayomi dan melayani warga.

“Kami berharap bahwa setelah selesai kegiatan ini tidak ada lagi perbedaan persepsi antara pemerintah desa dengan BPD. Karena BPD merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa,” katanya.

Salah satu peserta, Mamnung mengatakan bahwa ada banyak informasi dan pemahaman baru yang dia dapatkan utamanya dalam menjalankan perannya sebagai BPD.

“Tentu kita bisa mengetahui tupoksi kita di BPD sejauh apa dalam peran pembanguan desa. BPD bukan lembaga kontra pemdes, tapi sebagai mitra dalam mengawasi pembangunan desa. Tentu pulang dari sini, kita bisa melakukan tupoksinya dengan baik dan sebagai mana mestinya,” ujarnya yang juga merupakan Ketua BPD Mattiro Matae. (SF)

- Advertisment -