27 C
Makassar
Senin, September 28, 2020
Beranda Headline Sebar Hoaks di Sosial Media, Akun Cahaya Latif Dipolisikan Tim Pemenangan MYL

Sebar Hoaks di Sosial Media, Akun Cahaya Latif Dipolisikan Tim Pemenangan MYL

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Akun milik Aisisa Latif dengan nama Cahaya Latif dilaporkan ke polisi. Akun yang diketahui milik dari ketua LSM JPKP Pangkep itu diduga telah menyebarkan berita bohong ke media sosial dengan menyerang salah satu calon bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.

Tim Kuasa Hukum Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Muhammad Yusran Lalogau dan Syahban Sammana pun melaporkan akun media sosial facebook Cahaya Latief, Rabu, 9 September 2020 ke Polres Pangkep.

Pemilik akun tersebut dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik melalui Media Elektronik. “Pukul 14.00 Wita, hari ini kami membuat pengaduan, terkait UU ITE,” kata Saldin Hidayat, Rabu, 9 September 2020.

Saldin menambahkan, akun Cahaya Latief mendistribusiakn video yang tidak tepat hingga diketahui oleh umum. Video yang berdurasi kurang lebih satu menit tersebut dibagikan pada Senin, 7 September 2020.

“Dalam video yang dibagikan @cahaya latief itu, memuat narasi terkait kasus alat kesehatan, selain narasi video tersebut juga memuat gambar Muhammad Yusran Lalogau,” katanya.

Ketua Tim Sukses MYL-SS Haris Gani, menjelaskan bahwa kasus Alkes sama sekali tidak ada hubungannya dengan Syamsul Hamid orang tua Muhammad Yusran Lalogau. “Narasi dalam video tersebut sama sekali tidak ada hubungannya,” katanya.

Video yang diunggah fanpage Pangkep Sejuk sejak Senin lalu, telah dibagikan sebanyak 47 kali.

Sebelumnya, akun Cahaya Latif telah membuat klarifikasi dan permintaan maafnya atas tindakannya tersebut di media sosial. Dia pun telah menghapus postingan tersebut seraya menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua MYL, MYL dan juga tim pemenangan MYL atas kekhilafannya tersebut.

Meski begitu, tim pemenangan MYL tetap akan melanjutkan kasus tersebut ke proses hukum hingga tuntas sebagai bahan pembelajaran untuk masyarakat agar berhati-hati dalam berkomentar apalagi menyebarkan berita Hoaks yang terkesan untuk menjatuhkan calon.

“Kita tetap akan proses. Ini sebagai langkah agar masyarakat beretika dalam bersosial media. Jangan sampai membuat kabar palsu. Apalagi di momen pilkada saat ini, black campaign sangat besar untuk menjatuhkan salah satu calon,” kata Haris yang juga merupakan ketua fraksi DPRD Pangkep tersebut. (SF)

- Advertisment -