29 C
Makassar
Selasa, Juli 7, 2020
Beranda Daerah Tinggal di Tempat Terpencil, Warga Tabo-tabo Alami Gizi Buruk

Tinggal di Tempat Terpencil, Warga Tabo-tabo Alami Gizi Buruk

Ketua DPRD Berikan Bantuan

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Seorang balita asal Dusun Tabo-tabo Selatan, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Jumriani (5 tahun) menderita gizi buruk.

Kediaman mereka yang berada di daerah terpencil menjadi penyebab. Untuk bisa sampai ke kediaman mereka, harus melewati jalan tanah, mendaki perbukitan, sebab rumah mereka berada di pegunungan.

Jumriani adalah putri pasangan Manja dan Suma. Balita itu menderita gizi buruk sejak lahir. “Kondisinya sangat kurus, sejak lahir,” ujar Suma, ibunya.

Lanjut Suma, Jumriani merupakan putri keduanya. Sementara, anak pertamanya telah meninggal dunia. Saat ini, Jumriani dan ibunya tinggal bersama kakeknya. Karena, Manja , bapaknya merupakan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Serawak, Malaysia dan sudah dua tahun tidak pernah pulang.

“Sudah dua tahun bapaknya tidak pulang, tapi biasaji kirim uang, itumi yang dipakai belanja dan beli susu,” tambahnya.

Terkait bantuan pemerintah, dirinya mengaku bahwa keluarga mereka menerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD). Akan tetapi, atas nama Kaseng, kakek Jumriani karena masih satu KK.

Mendapat kabar itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) langsung mengunjungi Jumriani, Selasa, 23 Juni 2020. Kunjungan yang dilakukan oleh MYL, sebagai bentuk kepedulian kepada Jumriani dan keluarganya.

“Kita kunjungi, kita lihat langsung kondisinya. Ada sedikit yang kita berikan bantuan, juga bantuan moril agar sabar dan tabah menghadapi ujuan. Kita juga doakan semoga anaknya segera sembuh. Kita pun akan meminta agar pemerintah dan dinas terkait untuk segera membantu keluarga ini,” katanya. (Rls)

- Advertisment -