29 C
Makassar
Selasa, Juli 7, 2020
Beranda Inspiring Opini COVID-19 Secara Radikal Mempercepat Masa Sepan Digital (Membangun Jembatan Digital ke New...

COVID-19 Secara Radikal Mempercepat Masa Sepan Digital (Membangun Jembatan Digital ke New Normal)

Penulis: Raimundus Chalik M.Sc, Apt, Wakil Ketua PAFI PD Sulsel

PANDEMI Covid-19 telah memaksa perubahan ekonomi yang tiba-tiba dari fisik ke digital. Perusahaan dapat menggunakan analisis data dan alat digital lainnya untuk memperkuat ketahanan bisnis, hubungan pelanggan, sistem teknologi, dan operasi.

Eksekutif yang mengambil langkah proaktif sekarang dapat menempatkan perusahaan mereka pada posisi yang lebih baik untuk era new normal. Karena pandemi Covid-19 mengganggu hampir setiap aspek kehidupan, perusahaan beralih ke teknologi digital dan analitik untuk membantu mereka mengatasi krisis dan mempersiapkan cara-cara baru dalam mengoperasikan dan melayani pelanggan begitu kita mencapai sisi lain.

Orang-orang terisolasi dan menutup bisnis mereka sebagai respons terhadap pandemi. Situasi ini telah memicu perubahan ekonomi yang tiba-tiba dari fisik ke digital, dari face to face menjadi virtual to virtual Model ini berlaku baik untuk interaksi dengan konsumen (saluran pemasaran dan penjualan online, produk digital) maupun cara perusahaan beroperasi (kerja jarak jauh).

Di Italia, misalnya, lockdown telah mendorong orang belanja online secara signifikan, dengan banyak orang melakukan pembelian secara digital untuk pertama kalinya. Sementara itu, layanan pengiriman makanan dan bahan makanan berbasis aplikasi di seluruh Asia mengalami lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan beberapa layanan taksi online telah membuat pengemudi nya untuk membanting setir dari mengakut penumpang menjadi mengantarkan makanan dan barang-barang lainnya.

Di luar dari krisis ini nantinya, telah menjadi jelas bahwa beberapa dari pergeseran ini akan tetap ada: Covid-19 secara radikal mempercepat masa depan digital. Ini adalah awal yang baik. Tetapi para pemimpin bisnis sekarang berpikir secara strategis tentang cara-cara menggunakan teknologi dan data untuk secara proaktif memperlengkapi kembali organisasi mereka untuk mempersiapkannya di fase new normal.

Dengan pandemi Covid-19 mengganggu hampir setiap aspek kehidupan, perusahaan beralih ke teknologi digital dan analitik untuk membantu mereka mengatasi krisis dan mempersiapkan cara-cara baru dalam mengoperasikan dan melayani pelanggan begitu kita mencapai sisi lain. (*)

- Advertisment -