26 C
Makassar
Sabtu, Februari 27, 2021

Warga Pangkep yang Positif COVID-19 Bertambah, Sempat Dirawat di Puskesmas Mandalle

  • Pernah kontak dengan Peserta Ijtima Ulama dan Perjalanan ke Papua

  • Tenaga kesehatan di Puskesmas Mandalle Diisolasi

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Satu lagi warga Pangkep dikabarkan positif terpapar COVID-19. Informasi yang beredar, warga Kecamatan Mandalle, dengan jenis kelamin perempuan umur 50 tahun tersebut kini dirawat di RSKD Dadi Makassar dan berstatus PDP, Sabtu, 11 April 2020.

Namun kabar terbaru menyebutkan, pasien tersebut positif terpapar virus Corona. Dia sempat dirawat di Puskesmas Mandalle selama tiga hari. Setelah itu, pasien tersebut dirujuk ke Makassar menuju RS Sandikarsa. Di sana dia dinyatakan masuk sebagai Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Usai itu, dia pun langsung dipindahkan ke RSKD Dadi Makassar dan dikabarkan positif terpapar virus Corona. Sebab dari hasil rapid testnya dinyatakan positif. Dan kabar terbaru, hasil swab-nya pun dinyatakan positif meski belum dipublish ke publik.

Salah satu petugas medis di Makassar pun membenarkan kabar tersebut. Namun dia enggan berkomentar lebih jauh sebab segala informasi yang keluar harus melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Selain itu, petugas di Posko Gugus Tugas COVID-19 di Kantor BPBD Pangkep pun membenarkan informasi tersebut. “Informasinya begitu. Tapi tunggu saja informasi resminya dari jubir,” kata petugas yang enggan disebutkan namanya itu.

Saat dikonfirmasi, dr Annas membenarkan informasi tersebut. Namun dia belum berani mempublish informasi tersebut karena laporan resmi dari dinas kesehatan Provinsi Sulsel belum melaporkan hasilnya ke tim gugus tugas COVID-19 Kabupaten Pangkep.

“Memang kita sudah dapat kabarnya. Namun laporan resminya belum ada. Kemungkinan besok akan diumumkan ke publik. Kita tidak bisa bilang 100 persen positif sebab masih menunggu laporan resmi dari Makassar,” katanya.

Penyebab pasien tersebut bisa terpapar virus diduga dengan dua kemungkinan. Sebab, diketahui, yang bersangkutan sempat melakukan perjalanan ke Papua dan saat kembali langsung sakit dan mendapatkan perawatan. Sedangkan dugaan kedua adalah adanya kontak dengan orang yang berstatus postif, yakni melalui suaminya yang diketahui peserta Ijtima Ulama di Gowa.

“Itu masih kita akan cari tahu semuanya. Saat ini sudah ada simulasi yang dibuat oleh tim gugus,” kata dr Annas.

Dia pun mengatakan, saat ini tim kesehatan dari gugus COVID-19 telah melakukan tracking perawatan pasien. Sebab pasien sempat dirawat di Puskesmas Mandalle. “Kita sudah tahu histori perawatannya, baik siapa yang saat itu merawatnya dan siapa pula perawat yang telah berkontak langsung dengannya. Kita akan lakukan isolasi mandiri kepada petugas medisnya,” kata dia.

Dengan bertambahnya pasien positif COVID-19, maka jumlah warga Pangkep yang terpapar virus Corona menjadi dua orang. Sebelumnya, satu orang warga Kecamatan Ma’rang, inisial BS, umur 60 tahun sedang mendapatkan perawatan di RS Batara Siang Pangkep dengan isolasi penuh.

Pasien yang bersangkutan pun telah melakukan dua kali swab dan hasilnya sampai saat ini masih positif. “Kalau kondisi kesehatan Ibu BS terus membaik. Tapi hasil tes swab-nya masih positif sehingga harus terus mendapatkan perawatan dan diisolasi di ruang khusus,” kata dr Annas. (SF)