27 C
Makassar
Minggu, September 27, 2020
Beranda Headline Tewas Di Tangan Pacar Sendiri, Pelaku Kesal Karena Korban Menolak Berhubungan Badan

Tewas Di Tangan Pacar Sendiri, Pelaku Kesal Karena Korban Menolak Berhubungan Badan

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Misteri kematian pedagang cantik, Sitti Umroh (31) di dalam rukonya yang berada di Pasar Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Jumat, 13 Maret 2020 mulai terkuak. Pelakunya pun adalah pacarnya sendiri, Amiruddin alias Singking (42).

Saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak berwajib. Pelaku sendiri hendak melarikan diri ke Kalimantan dengan menggunakan kapal laut melalui jalur Parepare. Polisi sendiri berhasil mengidentifikasi pelaku dan langsung menangkapnya di kediamannya di Kecamatan Pangkajene enam jam pascapenemuan mayat korban.

Saat ini motif pelaku membunuh korban belum diketahui oleh pihak berwajib. Pasalnya, sampai saat ini beberapa alasan yang diutarakan pelaku kepada penyidik dan selalu berubah-ubah.

Namun saat ditanya waktu digelandang ke Mapolres Pangkep, pelaku sempat memberikan dua alasan berbeda. Pertama Amiruddin mengatakan alasan membunuh korban karena belum membayar utang sebesar Rp500 ribu. Namun, pada lain kesempatan saat ditanyakan alasannya membunuh, ia juga menyebut karena korban menolak berhubungan badan.

“Tidak mauki (sensor), saat saya ajak begituan. Jadi marahka sama dia. Dia juga ada utangnya sama saya tapi belum dibayar,” katanya terbata-bata.

Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Amiruddin guna mengungkap motif pembunuhan tersebut. “Sudah ditangkap (pelakunya). Sementara dalam pemeriksaan. Sementara masih didalami,” singkatnya.

Sebelum menangkap pelaku, polisi sendiri sempat berfikir kasus ini murni perampokan. Sebab banyak barang jualan dalam toko milik korban berantakan. Namun, setelah diperiksa lebih detail, polisi tak menemukan adanya pintu rusak sehingga muncul dugaan, pelakunya ada orang dekat korban.

Polisi pun bergerak cepat dan mencari orang terdekat korban. “Alhamdulillah dalam beberapa jam kita sudah berhasil mengetahui pelakunya dan melakukan penangkapan. Saat ini masih diinterogasi dan belum kita simpulkan motifnya,” kata Ibrahim.

Amiruddin dan Sitti Umrah diketahui memang tengah menjalin asmara. Sedangkan pada saat kejadian, ruko yang juga menjadi tempat tinggal, korban sedang sendirian. Dia yang biasanya ditemani sang ibunda ditinggal karena ad keluarganya yang melakukan pesta pernikahan.

Korban sendiri pertama kali ditemukan oleh petugas Pasar bernama Nursalam. Saat itu waktu masih menunjukkan pukul 06.00 WITA.

Nursalam melintas di belakang ruko tersebut namun kaget melihat banyak darah berceceran. Dia menelusurinya dan sampai di pintu belakang ruko tersebut. Dia kian curiga dan membuka pintu tersebut kemudian melihat jazad korban yang bersimbah darah dengan keadaan terduduk di tangga ruko. “Saya kaget dan langsung minta tolong ke warga,”. Katanya. (SF)

- Advertisment -