26 C
Makassar
Sabtu, Februari 27, 2021

Alhamdulillah, Bantuan Korban Puting Beliung di Pulau Terluar Pangkep Mulai Tersalurkan

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Instruksi Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid kepada jajarannya agar segera berangkat ke pulau terluar Pangkep di Kecamatan Liukang Kalmas guna penyaluran bantuan bagi korban angin puting beliung langsung direspons. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi bantuan tersebut berangkat sore tadi, Jumat, 17 Januari 2020.

Sedikitnya 20 orang berangkat menuju pulau terluar Pangkep tersebut. Mereka menumpang di kapal feri yang berangkat dari Dermaga Maccini Baji menuju Liukang Kalmas.

Di sana para pembawa bantuan tersebut akan langsung mendatangi beberapa pulau yang diterjang puting beliung. Bantuan yang diberikan adalah tenda darurat, makanan instan, susu bayi, popok hingga pembalut wanita.

Plt Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengungkapkan bahwa tim yang turun itu terdiri dari BPBD Pangkep, Dinas PU, Dinas Tata Ruang, Dinas Sosial dan tim relawan. Di sana rencananya akan dibangun dapur umum serta pendirian tenda-tenda pengungsi.

“Kita memang terlambat turun ke sana (lokasi bencana). Kendalanya selain pencairan anggaran bantuan yang lambat, juga karena faktor cuaca yang sangat tidak memungkinkan berlayar. Pihak Syahbandar sendiri sempat melarang aktifitas pelayaran karena kondisi cuaca sangat buruk sepekan terakhir,” katanya.

Dia pun mengungkapkan tim yang turun tersebut di sana nantinya akan mendata secara rinci kerusakan-kerusakan yang dialami korban serta menghitung biaya material yang perbaikan di sana.

“Nanti setelah kembali dari sana, baru akan dicairkan anggarannya. Nanti kita lihat apakah akan diberikan bantuan uang tunai ataukah perbaikan rumah untuk para korban. Yang ada saat ini hanyalah bantuan darurat saja, utamanya tenda dan dapur serta bahan pokok lainnya,” kata Kallang

Sebelumnya, BPBD Pangkep merinci korban puting beliung di pulau terluar Pangkep tersebut mencapai 143 rumah. Para korban pung banyak yang mengungsi ke rumah tetangga yang masih layak ditempati serta banyak pula yang bertahan di rumahnya meski mengalami kerusakan di bagian atap bangunan.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid berharap tim yang turun tersebut bisa sampai dan kembali dengan selamat. “Kita apresiasi tim yang turun. Sebab saat ini kondisi cuaca di laut belum normal sepenuhnya. Tapi demi kemanusiaan mereka tetap berani pergi. Semoga di perjalanan tak ada aja hambatan yang menghalangi niatan mereka,” katanya. (SF)