26 C
Makassar
Sabtu, Februari 27, 2021

Akibat Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Bulusaraung Ditutup

TAJUK.CO.ID, PANGKEP — Para pecinta alam utamanya yang suka mendaki gunung harus bersabar hingga beberapa hari kedepan untuk bisa menapaki kakinya di puncak gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Pangkep, Sulawesi Selatan. Sebab, pemerintah setempat mengeluarkan sutmrat penutupan jalur pendakian hingga batas yang tak ditentukan terhitung Minggu, 5 Januari 2020.

Penutupan jalur ini dilakukan setelah BMKG merilis puncak curah hujan tertinggi selama satu pekan kedepan di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) Wilayah 1, Iqbal Abadi Rasjid membenarkan penutupan jalur pendakian tersebut. “Mulai hari minggu, jalur pendakian gunung Bulusaraung kita tutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

Penutupan jalur ini dilakukan untuk memastikan keselamatan bagi para pendaki yang hendak ke puncak gunung yang tingginya 1353 mdpl. Dimana saat cuaca ekstrim beberapa jalur sangat rawan terjadi longsor.

“Selain ancaman hipotermia karena cuaca dingin, di pos tiga, empat dan lima itu, sangat rawan terjadi longsor saat terjadi hujan dalam skala tinggi,” lanjutnya.

Sejak penutupan jalur itu, petugas juga tengah menyusul satu rombongan pendaki yang terlanjur masuk. Mereka selanjutnya akan diarahkan untuk kembali ke pos satu di desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

“Ada satu kelompok yang terlanjur menanjak, kita sudah sampaikan ke petugas untuk susul dan diarahkan kembali ke pos satu,” sebutnya.

Selain jalur Balocci, pihak Taman Nasional (TN) juga mengimbau para pendaki untuk tidak melakulan pendakian dari jalur yang tidak resmi. Selain faktor keselamatan, pihak TN Babul juga tidak bisa mengidentifikasi keberadaan mereka di kawasan itu.

“Memang ada beberapa jalur tidak resmi untuk sampai ke sana, makanya kami juga imbau supaya tidak menggunakan jalur itu karena pasti mereka tidak akan terdata oleh kami,” ujarnya.

Dari data TN Babul, jumlah pendaki yang datang ke Bulusaraung memang terus meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2019, tercatat pendaki gunung ini mencapai 7013 orang. Setiap akhir pekan, bahkan mencapai 200 sampai 400 orang pendaki. (SF)